Lain ladang, lain belalang. Adagium kaya’ ini berlaku pula untuk Facebook (FB). Ketika Facebook banyak dipuja-puja di banyak Negara (termasuk Indonesia), tidak demikian halnya dengan orang Jepang. Ketika Mark Zuckerberg nyiptain aplikasi FB berbahasa Jepang pun, FB tetap tidak digemari di Jepang. Perbedaan Budaya menjadi salah satu faktor penyebabnya. Tidak seperti orang pribumi yang rata-rata “narsis”, orang Jepang justru lebih suka me-low profil-kan diri. Penemu walkman yang konon berasal dari Negeri Sakura itu pun tidak diketahui jelas siapa namanya, kecuali dari Sony Corporation. orang Jepang juga dikenal tidak suka mengumbar foto atau pun data pribadi, termasuk HP, alamat, maupun PIN BlackBerry di FB.
Source: InfoKomputer