be U’r Self

Tak seorang pun bisa seperti dirimu

Oh. Ortu Maap. Juni 1, 2008

Diarsipkan di bawah: The Other Side — xsyan @ 9:22 pm

Ngomong2 soal ijin ke ortu, q juga sering loh nggak ijin (jangan baca pake’ nada bangga), emang salah sih tapi masih juga kulakukan, salah satunya masalah yang mo ku ceritain kali ini.

Pernah ijin ortu klu ku mau kuliah, tapi nggak diijinin atas alasan biaya, kalu pun dapat ijin mungkin harus menunggu sampai waktu yang tidak ditentukan.

Aku nekat beli motor butut (juga nggak ijin) sebagian pake’ uang temen, tapi setelah ortu tau, mungkin juga pas mereka lagi seneng, aku dikasih uang untuk dikembalikan ke temen aku, terang aja ku malah lebih seneng.

Bekal motor ntu, nekat cari kampus yang ngajarin apa yang jadi minat aku, ketemu, langsung daftar (juga nggak ijin) sampai rumah baru kasih tau klu abis daftar sekaligus bayar uang pendaftaran kuliah.

Ah, akhirnyo, aku kuliah juga, meski belum tau akhirnya gimana, bisa sampai lulus ato nggak, setidaknya aku pernah ngrasain tujuanku tercapai, tanpa beban, karena akhirnya ortuku setuju juga dan dukung. Yeach……

 

Matahari Terbenam yang Menangis Mei 11, 2008

Diarsipkan di bawah: The Other Side — xsyan @ 7:28 pm
Tags:

Yang di atas ini adalah judul serial amine: “Bakugan Battle Brawler” hari ini, kedengarannya seru dan lucu ya? Tapi intinya apa ya? Klu boleh, akan kucoba uraikan dengan versi sendiri.

Klu tadi nonton, kita akan mendapatkan seorang anak kecil yang berharap agar waktu berhenti sebelum matahari terbenam agar bisa bermain-main terus selamanya. Wah, kedengerannya asik. Tapi apa mungkin?

Semua pasti udah tau kan jawabannya: “GAK MUNGKIN”, Allah sudah mentakdirkan ada siang ada malem, ada terbit ada terbenam, ada hidup ada mati, dsb. So, orang yang mengira bisa maen2 dan hidup selamanya di dunia ini adalah orang bodoh dan tertipu. (yach gitu deh kira-kira).

Waktu tak pernah berhenti untuk menunggu kita, maka sudah selayaknya kita juga tidak berhenti agar tak tertinggal terlalu jauh dan kemudian menyesal. Pekerjaan begitu banyak tapi waktu tak banyak.

1. Demi masa.

2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,

3. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. (Q.S. al-Ashr: 1-3)

Nah, tau khan? Di akhir waktu (deadline) nanti kita akan benar-benar merasa rugi yang amat besar jika tak selesaikan tugas2 kita di atas:

  1. Tugas beriman. Ini berarti banyak.
  2. Mengerjakan amal sholeh. Ini berarti banyak
  3. Nasehat-menasehati supaya mentaati kebenaran. Ini berarti banyak
  4. Nasehat-menasehati supaya menetapi kesabaran. Ini juga berarti banyak

Ya. Pekerjaan dan tugas kita begitu banyak, meski hakikatnya cuma satu: “kita lakukan karena ALLAH”.

Ayo… ayo… kita kerja!

Kita adalah para pekerja Allah!

Kita adalah Khalifah Allah!

Kita laksanakan tugas kita sebaik mungkin!

Agar Allah Ridho pada kita

Agar kita tak menangis menyesal saat matahari harus terbenam nanti.